Prabowo menghadiri pertemuan pertama meskipun mendapat kritik domestik; Menggunakan Komite Perdamaian untuk Meningkatkan Status Indonesia

Sumber: Southern Daily Online | Waktu: 2026-06-11 07:09
Ukuran font: Besar Sedang Kecil

C8VIP_Situs web resmi: tv888.com Daftar dan dapatkan 880.000 rupiah, dan menangkan jackpot setiap hari

Setelah tiba di Singapura, ia meminta bantuan pamannya yang tinggal di sana, memintanya untuk menemaninya ke bank untuk menyetor uang. Ia berbohong, mengklaim uang kertas tersebut diperoleh dari pelanggan di tempat kerja. Pamannya, yang tidak menyadari bahwa uang kertas tersebut palsu, setuju untuk membantu. Pada tanggal 15 Agustus tahun lalu, sekitar pukul 14.00, terdakwa dan pamannya pergi ke cabang UOB di Clementi untuk menyetor uang. Ia meminta petugas bank untuk menyetor S.000 ke rekening pamannya, dengan klaim palsu bahwa itu adalah bonus dari bosnya dan bahwa ia telah memverifikasi keaslian uang kertas tersebut di Bank DBS di Indonesia, berharap petugas bank tidak perlu memverifikasinya lebih lanjut. Petugas bank dengan cepat memperhatikan beberapa hal mencurigakan tentang uang kertas tersebut, termasuk warna yang kusam, tidak adanya kinegram, dan resolusi tinta yang rendah, dan melaporkan hal ini kepada atasannya. Bank kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada polisi. Otoritas Moneter Singapura (MAS) mengkonfirmasi setelah pemeriksaan bahwa uang kertas S.000 tersebut palsu. Terdakwa ditangkap pada tanggal 3 September tahun lalu dan telah ditahan sejak saat itu. Pihak penuntut umum menunjukkan bahwa terdakwa mengetahui uang kertas yang dimaksud kemungkinan besar palsu, namun ia tetap berbohong kepada pamannya dan staf bank, bahkan terbang ke Singapura khusus untuk melakukan kejahatan tersebut dan mengatur kepulangan keesokan harinya, yang jelas menunjukkan bahwa itu bukanlah tindakan impulsif. Pihak penuntut umum mendesak hakim untuk menjatuhkan hukuman penjara sembilan hingga dua belas bulan kepada terdakwa.


QT GAME

Setelah tiba di Singapura, ia meminta bantuan pamannya yang tinggal di sana, memintanya untuk menemaninya ke bank untuk menyetor uang. Ia berbohong, mengklaim uang kertas tersebut diperoleh dari pelanggan di tempat kerja. Pamannya, yang tidak menyadari bahwa uang kertas tersebut palsu, setuju untuk membantu. Pada tanggal 15 Agustus tahun lalu, sekitar pukul 14.00, terdakwa dan pamannya pergi ke cabang UOB di Clementi untuk menyetor uang. Ia meminta petugas bank untuk menyetor S.000 ke rekening pamannya, dengan klaim palsu bahwa itu adalah bonus dari bosnya dan bahwa ia telah memverifikasi keaslian uang kertas tersebut di Bank DBS di Indonesia, berharap petugas bank tidak perlu memverifikasinya lebih lanjut. Petugas bank dengan cepat memperhatikan beberapa hal mencurigakan tentang uang kertas tersebut, termasuk warna yang kusam, tidak adanya kinegram, dan resolusi tinta yang rendah, dan melaporkan hal ini kepada atasannya. Bank kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada polisi. Otoritas Moneter Singapura (MAS) mengkonfirmasi setelah pemeriksaan bahwa uang kertas S.000 tersebut palsu. Terdakwa ditangkap pada tanggal 3 September tahun lalu dan telah ditahan sejak saat itu. Pihak penuntut umum menunjukkan bahwa terdakwa mengetahui uang kertas yang dimaksud kemungkinan besar palsu, namun ia tetap berbohong kepada pamannya dan staf bank, bahkan terbang ke Singapura khusus untuk melakukan kejahatan tersebut dan mengatur kepulangan keesokan harinya, yang jelas menunjukkan bahwa itu bukanlah tindakan impulsif. Pihak penuntut umum mendesak hakim untuk menjatuhkan hukuman penjara sembilan hingga dua belas bulan kepada terdakwa.

Pengeluaran kesejahteraan Indonesia terus meningkat; defisit fiskal tahun ini mungkin jauh melebihi batas 3% yang ditetapkan undang-undang.

Artikel Terkait

Hak Cipta Southern News Network. All Rights Reserved.

| Kode Identifikasi: 4400000131

Diselenggarakan oleh��Southern News Network | Disebarkan oleh��Komisi Ekonomi dan Informatika

Disarankan menggunakan resolusi 1024��768 atau mode mobile untuk pengalaman terbaik.