Cendekiawan: Diplomasi bilateral menang; fokus Indonesia pada ASEAN melemah.

Sumber: Southern Daily Online | Waktu: 2026-06-11 07:38
Ukuran font: Besar Sedang Kecil

TT789_Situs web resmi: tv888.com Daftar dan dapatkan 880.000 rupiah, dan menangkan jackpot setiap hari

Indonesia, negara Asia kelima yang memiliki kapal induk, diperkirakan akan menerima kapal induk pertamanya pada akhir tahun ini. Italia sedang bersiap untuk menyumbangkan kapal induk "Giuseppe Garibaldi" kepada Indonesia. Dibangun pada tahun 1981, kapal induk sepanjang 180,2 meter ini dapat membawa pesawat sayap tetap dan helikopter, dan dilengkapi dengan sistem penanggulangan elektronik, kemampuan pengacakan radar, dan berbagai senjata pertahanan. (Reuters) (Jakarta) Kementerian Pertahanan Indonesia mengkonfirmasi bahwa pemerintah telah mulai menyeleksi dan melatih personel angkatan laut untuk mempersiapkan penerimaan dan pengoperasian kapal induk "Giuseppe Garibaldi," yang diperoleh dari Italia. Kepala Staf Angkatan Laut Indonesia Muhammad Ali mengumumkan pada Hari Angkatan Bersenjata Nasional Indonesia tahun lalu bahwa angkatan laut akan menerima kapal induk Italia yang telah dipensiunkan, menjadikan Indonesia negara Asia kelima yang memiliki kapal induk, setelah Tiongkok, India, Jepang, dan Thailand. Jakarta Globe melaporkan bahwa juru bicara Kementerian Pertahanan Rico mengungkapkan informasi ini pada hari Jumat (13 Februari), tetapi tidak menyebutkan berapa banyak personel angkatan laut yang menjalani pelatihan atau di mana pelatihan tersebut berlangsung, hanya menyatakan bahwa personel tersebut berpengalaman dan terlatih secara profesional. Rico juga mengatakan bahwa Giuseppe Garibaldi adalah hadiah dari pemerintah Italia kepada Indonesia, tetapi ini tidak berarti bahwa Indonesia tidak perlu membayar biaya apa pun. "Pemerintah Indonesia telah mengalokasikan anggaran untuk perbaikan dan modifikasi kapal perang tersebut untuk memastikan bahwa kapal tersebut memenuhi kebutuhan operasional Angkatan Laut Indonesia."


SuperSVIP

Indonesia, negara Asia kelima yang memiliki kapal induk, diperkirakan akan menerima kapal induk pertamanya pada akhir tahun ini. Italia sedang bersiap untuk menyumbangkan kapal induk "Giuseppe Garibaldi" kepada Indonesia. Dibangun pada tahun 1981, kapal induk sepanjang 180,2 meter ini dapat membawa pesawat sayap tetap dan helikopter, dan dilengkapi dengan sistem penanggulangan elektronik, kemampuan pengacakan radar, dan berbagai senjata pertahanan. (Reuters) (Jakarta) Kementerian Pertahanan Indonesia mengkonfirmasi bahwa pemerintah telah mulai menyeleksi dan melatih personel angkatan laut untuk mempersiapkan penerimaan dan pengoperasian kapal induk "Giuseppe Garibaldi," yang diperoleh dari Italia. Kepala Staf Angkatan Laut Indonesia Muhammad Ali mengumumkan pada Hari Angkatan Bersenjata Nasional Indonesia tahun lalu bahwa angkatan laut akan menerima kapal induk Italia yang telah dipensiunkan, menjadikan Indonesia negara Asia kelima yang memiliki kapal induk, setelah Tiongkok, India, Jepang, dan Thailand. Jakarta Globe melaporkan bahwa juru bicara Kementerian Pertahanan Rico mengungkapkan informasi ini pada hari Jumat (13 Februari), tetapi tidak menyebutkan berapa banyak personel angkatan laut yang menjalani pelatihan atau di mana pelatihan tersebut berlangsung, hanya menyatakan bahwa personel tersebut berpengalaman dan terlatih secara profesional. Rico juga mengatakan bahwa Giuseppe Garibaldi adalah hadiah dari pemerintah Italia kepada Indonesia, tetapi ini tidak berarti bahwa Indonesia tidak perlu membayar biaya apa pun. "Pemerintah Indonesia telah mengalokasikan anggaran untuk perbaikan dan modifikasi kapal perang tersebut untuk memastikan bahwa kapal tersebut memenuhi kebutuhan operasional Angkatan Laut Indonesia."

Dana kekayaan negara Indonesia, yang didirikan selama satu tahun, dipercayakan dengan tugas-tugas penting; dana tersebut harus memastikan tetap bebas dari pengaruh politik.

Artikel Terkait

Hak Cipta Southern News Network. All Rights Reserved.

| Kode Identifikasi: 4400000131

Diselenggarakan oleh��Southern News Network | Disebarkan oleh��Komisi Ekonomi dan Informatika

Disarankan menggunakan resolusi 1024��768 atau mode mobile untuk pengalaman terbaik.