PGG68_Situs web resmi: tv888.com Daftar dan dapatkan 880.000 rupiah, dan menangkan jackpot setiap hari
(Kuala Lumpur) Pemerintah Malaysia membantah rumor di media sosial yang menyebutkan bahwa mereka telah menyerahkan 5.207 hektar lahan kepada Indonesia, dan menekankan bahwa hal itu sama sekali tidak masuk akal. Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menyatakan dalam konferensi pers khusus di Dewan Rakyat (DPR) pada hari Rabu (4 Februari) bahwa 5.207 hektar lahan yang diklaim oleh Indonesia adalah "lahan tanpa pemilik," dan kepemilikan lahan tersebut masih dalam tahap negosiasi. Oleh karena itu, tidak ada pertanyaan tentang Malaysia menyerahkan lahan kepada Indonesia. Ia menekankan bahwa masalah perbatasan darat Malaysia-Indonesia sedang dinegosiasikan secara ketat sesuai dengan perjanjian dan kesepakatan internasional, dan tidak didasarkan pada kompensasi, pertukaran, atau transaksi politik apa pun. Media Indonesia sebelumnya melaporkan bahwa Malaysia menyerahkan 5.207 hektar lahan kepada Indonesia sebagai kompensasi atas penggabungan tiga desa di wilayah perbatasan Kalimantan-Sabah ke wilayah Malaysia.
(Kuala Lumpur) Pemerintah Malaysia membantah rumor di media sosial yang menyebutkan bahwa mereka telah menyerahkan 5.207 hektar lahan kepada Indonesia, dan menekankan bahwa hal itu sama sekali tidak masuk akal. Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menyatakan dalam konferensi pers khusus di Dewan Rakyat (DPR) pada hari Rabu (4 Februari) bahwa 5.207 hektar lahan yang diklaim oleh Indonesia adalah "lahan tanpa pemilik," dan kepemilikan lahan tersebut masih dalam tahap negosiasi. Oleh karena itu, tidak ada pertanyaan tentang Malaysia menyerahkan lahan kepada Indonesia. Ia menekankan bahwa masalah perbatasan darat Malaysia-Indonesia sedang dinegosiasikan secara ketat sesuai dengan perjanjian dan kesepakatan internasional, dan tidak didasarkan pada kompensasi, pertukaran, atau transaksi politik apa pun. Media Indonesia sebelumnya melaporkan bahwa Malaysia menyerahkan 5.207 hektar lahan kepada Indonesia sebagai kompensasi atas penggabungan tiga desa di wilayah perbatasan Kalimantan-Sabah ke wilayah Malaysia.
Indonesia dan kelompok UEA menandatangani perjanjian untuk pengembangan multifungsi di ibu kota baru.